Demokrasi Partisipatif: Bentuk Keterlibatan Rakyat Dalam Pemilu

Yahukimo - Demokrasi partisipatif adalah salah satu bagian yang penting dalam demokrasi modern saat ii, termasuk di Indonesia. Demokrasi partisipatif melibatkan keaktifan rakyat dalam setiap proses tahapan politik. Demokrasi jenis ini merupakan bentuk pemerintwahan yang tersendiri.

Pengertian Demokrasi Partisipatif

Demokrasi partisipatif adalah bentuk demokrasi yang memebrikan ruang luas bagi warga negara untuk terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan publik. Demokrasi partisipatif memiliki dua subtipe utama, yaitu demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan. Dimana demokrasi langsung yang dimaksud adalah rakyat memiliki wewenang untuk berdiskusi dan memutuskan undang-undang, sedangkan demokrasi perwakilan adalah mereka memilih pejabat pemerintah untuk melakukan hal tersebut. Dalam pemilu, demorasi partisipatif dapat dilhat karena tingginya kesadaran politik masyarakat serta keterlibatan warga dalam proses pemilihan yang dilakukan.

Prinsip Demokrasi Partisipatif  

Beberapa prinsip demokratif, yaitu sebagai berikut:

  1. Adanya keterbukaan, dimana saat pemilu hal itu harus dilakukan agar masyarakat dapat mengakses informasi mengenai pemilu dengan akurat.
  2. Akuntabilitas, dimana setiap warga negara memiliki hak dalam melakukan pemilu.
  3. Kesadaran politik, dimana penyelenggara pemilu dan peserta pemilu bertanggung jawab atas setiap tindakan yang telah dilakukan.

Bentuk Keterlibatan Rakyat dalam Pemilu

Keterlibatan partisipasi dalam pemilu yaitu sebagai berikut:

  1. Partisipasi sebagai pemilih, masyarakat menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara. Tingkat partisipasi pemilih yang tinggi menjadi indikator keberhasilan demokrasi partisipatif.
  2. Keterlibatan dalam sosialisasi pemilu, dimana masyarakat berperan aktif falam menyebarluaskan informasi pemilu melalui diskusi publik dan media sosial mana pun.
  3. Pengawasan pemilu juga dapat kita lihat melalui demokrasi partisipatif, dimana masyarakat berperan aktif dalam mengawasi pemilu yang jujur dan adil.

Manfaat Demokrasi Partisipatif dalam Pemilu

Penerapan demokrasi parsaipatif dalam pemilu yaitu sebagai berikut, yaitu :

  1. Dapat meningkatkan dasar kekuasaan yang sah hasil pemilu
  2. Dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem politik dan juga demokrasi yang ada di Indonesia
  3. Mendorong lahirnya kepemimpinan yang berkualitas
  4. Meminalisir potensi konflik dan kecurangan yang akan terjadi

Meskipun demokrasi parsipatif ini penting, namun sistem demokrasi ini masih memiliki tantangan yaitu, seperti rendahnya kesadaran politik, apatisme pemilih, politik uang serta penyebaran informasi yang palsu atau hoax. Untuk mengatasi tantangan tersebut perlu adanya upaya pendidikan politik, sosialisasi pemilu, penguatan peran lembaga pengawas pemilu serta pemanfaatan teknologi dengan bertanggung jawab. Dengan demkian, demokrasi partisipatif tidak hanya memperkuat pemilu, melainkan juga tetap memperkokoh sistem demokrasi Indonesia dengan lebih baik lagi.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 241 Kali.