Hampers : Menilik sejarah dan Trend Tahun 2025

Yahukimo - Menjelang hari natal, lebaran, ataupun hari raya keagamaan lainnya, berbagi bingkisan atau hampers menjadi pemandangan yang biasa dan tidak asing. Ternyata budaya ini telah ada beberapa abad yang lalu dan berkembang hingga saat ini.

Arti Hampers

Hampers adalah seni atau kerajinan tangan yang biasanya berisi hadiah untuk diberikan ketika perayaan sebagai bentuk tanda kasih sayang. Hampers identik dengan keranjang yang dibuat sedemikian rupa agar terlihat cantik dan mewah. Saling memberikan hampers akan memberikan kesan positif dan personal bagi si penerimanya karena seringkali dalam hampers disertakan kartu ucapan.

Sejarah Hampers

Hampers pertama kali dikenalkan oleh William The Conqueror pada abad ke – 11. Berasal dari Bahasa Prancis “hanapier” yang artinya keranjang untuk piala. Pada masa itu, keranjang anyaman digunakan untuk mengangkut makanan dan anggur dalam perjalanan panjang melintasi daratan dan lautan. Karena dibutuhkan wadah yang kuat dan tahan lama maka mereka membuat anyaman berbahan kayu konvensional.

Pada masa revolusi industri tahun 1800-an, tradisi hampers mulai dikaitkan dengan periode Natal dan pemberian hadiah. Bermula dari abad ke-19 keluarga Ratu Victoria mengubah hampers menjadi barang mewah yang diberikan sebagai hadiah. Hal ini menjadi semakin populer. Seiring berjalannya waktu, hampers menjadi hal yang wajar untutk  diberikan oleh siapapun.

Sejarah Hampers di Indonesia

Hampers di Indonesia telah ada pada zaman kolonialisme Belanda namun kebiasaan ini hanya melibatkan kalangan tertentu. Penyebabnya ketidaksetaraan sosial dan ekonomi yang terjadi pada saat itu. Pada masa pendudukan Jepang, budaya berbagi bingkisan tidak populer karena kesulitan kehidupan sehari-hari.

Hingga tahun 1980-an masyarakat luas mulai melakukan budaya berbagi bingkisan dengan istilah ”parsel” yang pada saat itu berisi makanan khas lebaran. Berawal dari makanan kemudian berkembang menjadi pakaian, barang pecah belah seperti cangkir, teko ataupun buket bunga.

Trand Masa Kini

Tren masa kini dalam berbagai produk gift atau hadiah semakin beragam dan menyesuaikan gaya hidup modern. Beberapa tren yang sedang popular :

  1. Personalisasi dan tematik (dibuat khusus sesuai minat penerima seperti kopi, dan perawatan kulit);
  2. Self-Care dan Relaksasi (berisi sabun handmade, essential oil, diffuser atau spa home);
  3. Home Living dan Estetika (hiasan rumah seperti sukulen, lilin wangi atau dekorasi natal);
  4. Makanan Artisan (kue kering artisan, coklat praline atau makanan sehat);
  5. Keagamaan (perlengkapan ibadah atau parfum non-alkohol);
  6. Koleksi Kolaborasi ( kolaborasi merk fashion seperti Uniqlo x Spongebob).

 Kini, hampers tidak lagi sekadar keranjang hadiah biasa. Dengan sentuhan personalisasi, tema unik, dan produk-produk tren masa kini, setiap bingkisan menjadi lebih berarti dan meninggalkan kesan mendalam bagi penerima. Dari makanan artisan hingga perlengkapan self-care, hampers menghadirkan kebahagiaan, kehangatan, dan pengalaman yang tak terlupakan. Memberikan hampers bukan hanya soal memberi hadiah, tetapi juga menciptakan momen spesial yang mempererat hubungan dan membuat setiap perayaan lebih berkesan.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 1,850 Kali.