Sejarah Natal: Asal Usul, Tradisi, dan Perkembangannya
Yahukimo - Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun pada tanggal 25 Desember untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus. Natal, biasanya dirakayan dalam 2 kali ibadah. Ibadah pertama pada tanggal 24 Desember sebagai Ibadah Malam Natal, dan pada ibadah pagi pada tanggal 25 Desember. Sedangkan kata “natal” diambil dari Bahasa Portugis yang artinya kelahiran, dan diturunkan dari Bahasa Latin Dies Natalis yang bararti “hari lahir”.
Sejarah Natal
Kisah natal berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang0orang bijak yang disebut para majus mengikuti Bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada.
Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 sesudah masehi pada Kalender Romawi Kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Sebagai bagian dari peryaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan ini lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan natal. Pada tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan pada tahun 1500. Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada tahun 1800 an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal, mengirimkan kartu ucapan kepada sanak saudara dan teman-teman, serta bertukar hadiah.
Tradisi Natal
Sejumlah tradisi yang identik dilakukan saat perayaan Natal salah satunya adalah menghias pohon Natal. Pada abad ke-18 tradisi “Pohon Terang” modern dari Jerman semakin berkembang. Sementara itu, Sinterklas dalam tradisi perayaan Natal dikisahkan sebagai seorang tokoh yang mengunjungi anak-anak dari rumah ke rumah di malam Natal. Sinterklas digambarkan sebagai seorang pria, dengan janggut putih dan tubuh besar, menaiki kereta salju yang ditarik oleh rusa kutub kemudian membagikan hadiahnya.