Konservatif adalah Apa? Pengertian, Ciri, dan Contohnya
Yahukimo - Konservatif adalah kata yang tidak asing lagi bagi kita yang berkecimpung di dalam dunia politik. Konservatif sering muncul dalam pembahsan sosial, politik bahkan dalam pembahasan budaya. Konservatif dimaknai sebagai gambaran sikap, pandangan atau kelompok tertentu yang mempertahankan kebiasaan lama dan secara tradisional.
Pengertian Konservatif
Kata konservatif berasal dari kata conserve yang artinya adalah mempertahankan atau melestarikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konsevatif adalah kolot, bersikap mempertahankan keadaan dan juga tradisi yang berlaku. Sedangakn dalam ekonomi konservatif sering diartikan sebagai perilaku yang bersikap hati-hati. Umunya, konservatif adalah cara seseorang dalam menyikapi sesuatu hal dengan berpegang teguh pada nilai-nilai tradisional dalam artian bahwa seseorang menggunaan pola kebiasaan dengan gaya hidup yang sulit atau bahkan susah untuk diubah. Berikut beberapa pengertian menurut para ahli:
- Menurut RJ White, konservatif adalah kebaisaan, pikiran, perasaan serta cara hidup yang sulit diubah, seperti berusaha mengubah atmosfer menjadi larutan cairan.
- Menurut Roger Scruton, konservatif adalah suatu upaya dalam menjaga hal-hal yang berharga sehingga hal yang dimaksud dapat diwariskan oleh generasi sebelumnya, termasuk ke dalam lembaga sosial, tradisi dan bahkan moralitas.
- Menurut Dahlan, konservatif adalah suatu prinsip yang bertahan di dalam satu kumpulan sehingga terwujudnya kebudayaan pelestarian ekologi sosial dan politik.
- Menurut Charlotte Thomson, konservatif adalah suatu konsep yang mana seseorang selalu ingin mempertahankan tradisi laam dan hal-hal yang mencakup dalam lingkungan tradisional. Umumnya mereka yang konservatif tersebut senderung menentang ada ya modernisasi.
- Menurut kamus politik, konservatif adalah pandangan yang mendukung nilai tradisioal dan mempertahankan struktur sosial yang ada baik dalam hal ekonomi, pemerintahan bahkan dalam ruaang lingkup keluarga.
Ciri Konservatif
Ada beberapa ciri-ciri dari konservatif, yaitu sebagai berikut:
- Konservatif sering menekankan nilai-nilai tradisional dan norma-norma sosial
- Konservatif sering berfikir pragmatif, dalam artian konservatif dianggap sesuatu hal yang tidak berubah atau kaku dan bahkan sering disebut keras kepala.
- Konservatif mengutamakan kegunaan praktis dari suatu kebijakan dan bukan hanya sekadar sebuah idealisme.
- Sulit menghadapi perubahan dan hanya ingin bertahan dalam hal-hal yang dipercayai nya saja.
- Sulit diajaka kerjasama dalam memberikan perubahan karena mereka mempercayai bahwa nilai lamaa adalah suatu kebijaksaan tersendiri.
- Menghargai otoritas, dimana tokoh masyarakat, pemimpin dan lembaga formal seperti negara dan agama sering dipandang sebagai sumber ketertiban.
- Konservatif menentang perubahann sosial dan budaya yang progresif, dan
- Mendukung kebebasan individu yang bertanggung jawab pribadi serta mengahrgai keamanan nasional dan militer yang kuat.
Jenis Konservatif
Konservatif memiliki beberapa jenis, dimana diantaranya adalah:
- Konservatif Budaya
Konservatif budaya adalah sebuah tindakan seseorang yang berfokus dalam melestrarikan budaya dan tradisi dari adanya ancaman perkembangan zaman yang terjadi. Konservatif budaya selalu mempertahankan nilai-nilai tradisional yang ada sehingga nilai-nilai tersebut dapat dijadikan warisan turun-temuran.
- Crunchy Convervative
Crunchy convervative atau biasa dikenal dengan istilah crunchy cons. Istilah tersebut pertama kalu dicetuskan oleh Rob Dreher pada tahun 2006. Konservatif ini adalah sebuah pola hidup sehari-hari yang tetap menajga kekayaan alam dari tindakan materialisme yang ada di suatu daerah atau pemerintah.
- Paleo Konservatisme
Konservatif ini adalah seseorang yang menjunjung tinggi hubungan masa lalu. Dimana penganut paleo konservatif ini sangat tertutup dari budaya-budaya modern yang ada di sebuah daerah. Jenis konservatif ini juga cendrung dikenal religus.
- Konservatif Clickbait
Konservatif merupakan dimana seseorang mudah untuk dipengaruhi satu organisasi tertentu sehingga menutup diri dan tidak menerima informasi lain yang berada di luar.
- Konservatif Kultural
Konservatif ini adalah fokus dalam melesatrikan budaya lokal yang ada serta bahasa dan bahasa yang diwariskan sengan simbol tradisional.
- Konservatif Soial
Konservatif jenis ini adalah sebuah sikap yang mempertahankan nilai-nilai sosial yang terdalam di dalam suatu masyarakat. Biasanya jenis konservatif ini hampir sama dengan paleo konservatisme. Konservatif ini menolak perubahan sosial yang mereka anggap hal itu dapat mengancam nilai-nilai yang telah mereka anut.
- Konsevatif Politik
Konservatif ini adalah sebuah sistem yang dijaga untuk pemerintahan yang ada serta mampu menolak perubahan radikan yang terjadi di beberapa pimpinana seperti revolusi.
Contoh Sikap Konservatif
Di dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat penerapan konsep konservatif. Berikut contoh nya:
- Pada kehidupan sehari-hari contoh konservatif ini adalah mempertahankan tradisi atau adat istiadat yang berlaku dalam keluarga.
- Menghiormati orang tua sebagai pemimpin di dalam rumah dan keluarga.
- Menjunjung tinggi nilai moral dalam mengambil keputusan.
- Mengedepankan disiplin dan juga mengajarkan dan menjunjung tinggi trasionalisme.
- Mendukung adanya sistem ekonomi yang stabil dan mengurangi regulasi.
- Melestarikan budaya nasioanal dan menolak budaya asing yang tidak sesuai dengan moral dan etika dalam suata daerah.
Koservatif adalah pandangan yang menjaga tradisi serta perubahan yang bertahap. Konservatif sering terjadi di dalam kehidupans ehari-hari seperti politik, budaya da ekonomi dan pendidikan. Terkadang konservatif dianggap tidak memiliki perubahan atau kaku, namun konservatif memiliki peran yang penting dalam menjaga kestabilan sosial dalam perubahan yang terlalu besar.