Profile Lengkap 7 Komisioner KPU RI Periode 2022-2027 dan Tugasnya

Yahukimo - Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah salah satu  instansi yang bernaung di Negara Republik Indonesia. KPU pada umunya memiliki komisioner, dimana tugas utama dari komisioner adalah menyelenggarakan pemilu, menetapkan peraturan teknis pemilu, menyusun dan menetapkan pemilu, mengelola data dan logistik pemilu serta juga menetapakan para peserta pemilu dan juga menetapkan hasil pemilu.

Pada Negara Indonesia, sudah ada sebanyak tujuh komisioner KPU yang lolos uji kelayakan dan kepatuhan yang ada di KPU RI pada tahun 2022 sampai dengan saat ini. Beberapa profile lengkap 7 komisioner KPU RI Periode 2022 sampai dengan 2027:

  1. Mochammad Afifudin

Mochmmad Afifudin adalah salah satu anggota/komisioner KPU yang mejabat para periode 2022-2027. Beliau menjabat sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan serta Wakil Ketua Divisi data dan informasi. Beliau juga Kordinator wilayah untuk beberapa provinsi seperti Papua, kalimantan barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara timur, Jambi dan juga Riau. Mochammad Afifudin lahir di Sidoarjo, Jawa Timur pada 1 februari 1980. Afifudin memiliki latar belakang pendidikan S1 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia.

  1. Hasyim Asy’ari

Hasyim ada komisioner yang menjabat sejak tahun 2016. Hasyim lahir di Pati, jawa tengah pada 3 maret 1973. Hasyim adalah lulusan S1 Hukum Universitas Jenderal Soedirman dan Magister Ilmu Politik UGH, serta S3 Sosiologi Politik dari Universitas Of malaya. Awalnya Komisioner Hasyim memiliki latar belakang karir sebagai Dosen di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Hasyim menjabat sebagai komisioner dengan sistem paruh waktu, dimana Hasyim menggantikan komisioner  Husnis Kamil Malik yang telah berpulang.

  1. Yulianto Sudrajat

Yulianto adalah komisioner yang menjabat sebagai ketua KPU Provinsi Jawa Tengah. Yulianto lahir di Sukoharjo pada 9 Juli 1973. Yulianto adalah lulusan dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan juga Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Sebelas Maret Surakarta. Yulianto pernah mendapat penghargaan sebagai penyelenggara dari Komisi Pmeilihan Umum Republik Indonesia pada tahun 2021.

  1. Beti Epsilon Idroos

Beti menjabat sebgai Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta di mulai pada tahun 2018. Beti lahir di Medan pada 22 maret 1979. Latar belakang pendidikan Beti adalah S1 Sosial ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan magister Ilmu Politik dari Universitas Indonesia. Beti sangat aktif pada isu demokrasi dan HAM sejak Muda. Beti mengawali karirnya sebagai anggota KPU di DKI divisi sosial dan pendidikan pemilih serta partisipasi masyarakat.

  1. Idham Holik

Idham sampai saat ini masih sebagai komisioner KPU Provinsi Jawa Barat. Idham adalah Komisioner yang memimpin pada divisi Sosial, Pendidikan pemilih dan Partisipasi Masyarakat.  Idham adalah lulusan S1 dari Universitas Islam 45 di Bekasi dan juga magister serta Phd Ilmu Sosial atau Ilmu Politik dari Universitas Indonesia.

  1. Parsadaan Harahap

Parsadaan Harahap adalah salah satu komisioner yang aktif sejak tahun 2003 di KPU Bengkulu. Parsadaan lahir di Medan pada 17 Juli 1972. Parsadaan adalah alumni S1 dari Universitas Bengkulu dengan Program Studi Agronomi dan magister Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu. Parsadaan pernah mendapatkan beberapa penghargaan seperti Pelatih Pemantau Pemilihan Umum, Piagam Penghargaan KPU RI sebagai anggota KPU Provinsi atas partisipas dan dedikasi dalam rangka menyukseskan Penyelenggaraan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD pada tahun 2009.

  1. August Mellaz

August adalah seorang Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD). Beliau lahir di Surabaya pada 25 Agustus 1976. August adalah lulusan dari Universitas Universitas Nasional (UNAS) Pasca Sarjana Ilmu Politik. August adalah satu-satunya komisioner KPU RI yang ter[ilih bukan dari kalangan penyelenggara pemilu. Beliau pernah mendapat penghargaan Piagamm Penghargaan Tim Ahli Pemerintah dalam Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu hingga disahkan menjadi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dari 7 komisioner KPU Periode 2022 sampai dengan 2027 memiliki latar belakang yang berbeda, di muali dari pendidikan dan lain sebagainya. Kinerja dari para komisioner adalah suatu hal yang menjadi pusat sorotan dalam pelaksanaan pemilu yang ada di Indonesia. Maka dari hal itu, mereka melakukan hal yang terbaik dan membawa perspektif yang kaya dalam menyukseskan Pemilu dan Pilkada yang ada di Indonesia.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 114 Kali.