Apa Itu Jurkam? Ini Arti, Tugas, dan Aturannya dalam Pemilu!
Yahukimo, - Dalam dunia politik jurkam sudah menjadi hal yang lumrah. Jurkam atau dapat dikatakan sebagai juru kampanye adalah orang -orang yang bertugas menyampaikan visi, misi serta program para kandidat-kandidat politik. Pada umumnya jurkam ini sering sekali dimasa pemilihan umum (Pemilu) atau pemilihan kepala daerah (Pilkada). Jurkam adalah salah satu bagian penting dalam kegiatan pilkada dan pemilu guna untuk perantara antara partai politik dengan masyarakat.
Sejarah Juru Kampanye
Juru kampanye dalam dunia politik dapat ditelusuri pada abad ke -19 di Amerika Serikat. Sebelumnya, kampanye politik kurang terorganisir dan biasanya hanya digunakan secara independent saja untuk pasangan calon. Seiring berjalannya waktu berkembangnya politik peran juru kampanye semakin penting di dalam dunia politik karena dapat mendorong para masyarakat dalam memilih.
Pengertian Juru Kampanye
Jurkam adalah orang yang dipilih oleh pasangan calon (Paslon) dari partai politik (Parpol). Jurkam kampanye diutus untuk menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan oleh para paslon maupun parpol kepada masyarakat baiik secara lisan maupun secara tertulis. Jurkam diatur di dalam Undang-undang No. 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Jurkam adalah bagian yang penting yang mampu memberi dukungan positif bagi para paslon. Dalam dunia politik jurkam juga harus mampu meningkatkan isu atau serangan politik dengan bijak.
Tugas Juru Kampanye
Juru kampanye memiliki beberapa tugas, dimana tugas-tugas juru kampanye adalah sebagai berikut :
- Menyampaikan visi dan misi paslon, dimana jubir menjelaskan secara detail kepada masyarakat dengan bahasa yang lebih sederhana dan relevan bagi kehidupan masyarakat.
- Menjawab isu dan kritik dari dunia politik dan masyarakat dengan bijak, tanpa menimbulkan konflik-konflik baru.
- Mengarahkan partisipasi para pemilih dimana jurkam tidak hanya menyampaikan masalah melainkan mendorong masyrakat berpartisipasi dalam pemilu.
- Juru kampanye juga mengawasi dalam berjalannya promosi kampanye, dimana pemasaran yang dimaksud yaitu iklan, pertemuan dan acara kampanye lainnya.
Etika dan Batasan Hukum Juru Kampanye
Selain menjadi salah satu bagian yang paling penting dalam kampanye, jurkam juga memiliki batasan atau hukum dalam kampanye.berikut beberapa hal yang dilarang, yaitu :
- Mengadakan kampanye dengan menyebarkan berita bohong, atau ujaran kebencian terhadap paslon atau partai lain dan juga fitnah.
- Menggunakan beberapa fasilitas negata atau tempat ibadah untuk melaksanakan kampanye.
- Memberi suap dalam bentuk uang, barang ataupun janji tertentu, biasanya hal ini disebut sebagai politik uang.
Para pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) berhak untuk menegur jurkam yang melanggar aturan. Di era digitalisai saat ini, sistem politik juga mengandeng media sosial dalam berkampanye. Di era digitalisasi saat ini, jurkam juga dapat melakukan komunikasi secara digital.
Sehingga dengan berdampingan di era saat ini jurkam dituntut untuk memanfaat media sosial sebagai wadah yang positif, melawan hoaks yang ada dan menajaga reputasi paslon dan partai yang ada di media sosial. Juru kampanye bukan hanya sekedar jemabtan partai politik untuk menyampaikan pesan politik, namun jurkam dapat dikatakan sebagai duta nilai dan gagasan dari para calon. Melalui, tingkat komunikasi dan etika yang baik jurkam dapat menjadi salah satu dorongan kemenanga bagi suatu paslon atau partai politik.