5 Oleh-oleh Khas Papua yang Wajib dibeli Wisatawan

Yahukimo - Jika memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Tanah Papua, jangan hanya membawa pulang kenangan indah dari panorama alamnya saja. Pulau di ujung timur Indonesia ini juga menyajikan beragam oleh-oleh khas yang sarat makna budaya, mulai dari  karya seni ukiran tangan bernilai seni tinggi hingga santapan unik yang menggugah rasa. Setiap souvenir, karya seni maupun kulinernya seolah membawa sepotong kisah dari bumi Cenderawasih untuk dikenang serta sebagai pengingat untuk kembali mengunjungi Tanah Papua. Berikut ini 7 rekomendasi oleg-oleh khas Papua favorit para wisatawan.

  1. Tas Noken

Tas Noken Adalah tas tradisonal asli Papua yang dirajut dari serat kayu yang umumnya berasal dari kayu pohon Manduam, pohon Nawa, atau Anggrek hutan. Masyarakat asli Papua biasanya menggunakan noken untuk membawa barang pribadi, hasil panen, hingga digunakan untuk menggendong anak. Proses pembuatan noken cukup rumit karena masih menggunakan cara manual. Proses pembuatannya bisa mencapai 1-2 minggu, dan noken dengan ukuran besar pembuatannya memakan waktu 2-3 bulan. Keunikan noken inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menjadikannya oleh-oleh.

  1. Kain Batik Papua

Pada Masyarakat Papua, batik papua merupakan pakaian khas yang dipakai sehari-hari. Batik Papua juga diberikan julukan sebagai Batik Port Numbay. Kain Batik Papua ini memiliki motif yang beragam diantaranya: motif Asmat, Cenderawasih, Sentani, Tifa, Tambal Ukir, Matoa, Pinang, dan Honai.

  1. Kalung Gading

Aksesoris kalung gading ini Adalah kalung dengan bahan utama gading hewan yang biasanya terbuat dari taring babi. Kalung ini cocok dikenakan dengan outfit sehari-hari sekaligus melestarikan kebudayaan Indonesia Timur.

  1. Keripik Keladi

Keripik ini bisa menjadi favorit bagi wisatawan yang memiliki kesukaan camilan asin gurih. Keripik Keladi menjadi makanan khas Jayapura yang berbahan utama dari umbi keladi. Keripik ini dilengkapi dengan bergai nutrisi seperti Vitamin C, Vitamin E, Vitamin B6 dan Karbohidrat. Cemilan ini juga rendah kolestrol yang cocok dikonsumsi berbagai kalangan.

  1. Pakaian Koteka

Koteka merupakan pakaian dalam pria yang digunakan sehari-hari. Berbahan khusus dari kulit labu yanhg diproses dengan cara dijemur dan dikeringkan. Oleh Masyarakat Papua koteka pendek digunakan untuk bekerja dan ukuran lebih Panjang digunakan sebagai pakaian saat upacara adat.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 266 Kali.