Festival Budaya 12 Suku di Kabupaten Yahukimo

Keindahan tanah Papua menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Indonesia Timur. Tidak hanya indah dengan pesona alamnya, Papua juga kaya akan nilai-nilai kebudayaan yang menarik untuk dieksplor lebih dalam lagi. Kekayaan kebudayaan ini salah satunya tercermin melalui event pariwisata Festival Budaya 12 Suku Yahukimo. Sebagai informasi, Yahukimo merupakan Kabupaten yang terletak di Provinsi Papua Pegunungan yang mempunyai 12 suku dan 12 bahasa berbeda dalam satu wilayah menyimpan keunikan tersendiri.

Festival Budaya 12 Suku di Kabupaten Yahukimo memberikan sorotan pada keunikan budaya Masyarakat dan menjadikannya sebagai event pariwisata yang menarik. Bagi Masyarakat Papua, tari wisisi merupakan salah satu jenis tari-tarian tradisional yang diwariskan secara turun temurun. Dikenal dengan nama tari sapusa, tari-tarian tradisional ini biasa dilakukan sebagai lambang kebersamaan, kekompakan dan juga antusiasme.

Atraksi kebudayaan di Festival Budaya 12 Suku Yahukimo

Salah satu kegiatan paling dinanti-nanti dari Festival Budaya 12 Suku Yahukimo adalah atraksi kebudayaan. Penampilan atraksi kebudayaan itu diikuti oleh perwakilan dari masing-masing suku dengan menampilkan aneka macam pertunjukkan berbeda. Tari-tarian, ritual, hingga pertunjukkan cerita rakyat sejumlah atraksi yang ditampilkan. Uniknya, sejumlah atraksi kebudayaan dari perwakilan masing-masing suku mempunyai pesan yang selaras dengan kehidupan Masyarakat lokal. Selain itu, Festival Budaya 12 Suku Yahukimo juga menampilkan peragaan busana yang diikuti oleh 8 perwakilan suku di Yahukimo.

Prosesi Bakar Batu di Festival Budaya 12 Suku di Yahukimo

Bakar batu merupakan salah satu tradisi memasak yang biasa dilakukan masyarakat Papua sebagai wujud rasa syukur sekaligus momen berkumpul dan bersilaturahmi sesama masyarakat. Tradisi bakar batu juga termasuk salah satu yang ditampilkan pada Festival Budaya 12 Suku Yahukimo, adapun hidangan yang disajikan beraneka ragam seperti ubi, pisang dan babi untuk kemudian dinikmati Bersama-sama. Uniknya, tradisi bakar batu itu juga menampilkan proses penangkapan babi mulai dari memanah hingga mengolahnya, dengan begitu pengunjung juga bisa memanfaatkan prosesi ini menjadi sebuah hiburan.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 246 Kali.